Karanganyar, Cirebon - Sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD), Pemerintah Desa Karanganyar, Kecamatan Karangwareng, Kabupaten Cirebon, bersama Puskesmas Kubangdeleg mengajak seluruh warga desa Karanganyar untuk melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan selama 2 hari pada hari Sabtu (22/02/2025) dan minggu (23/02/2025).
Kegiatan ini merupakan inisiatif dari pemerintah desa sebagai respons terhadap potensi peningkatan kasus DBD, terutama saat musim pancaroba. Kerja bakti ini difokuskan pada pembersihan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, seperti selokan, tumpukan sampah, dan wadah-wadah air yang tidak terpakai.
Petugas Puskesmas Kubangdeleg, Heni Kurnia, AMKL dan Agnesia Novianti, S.KM turut hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan cara pencegahan DBD. Pada hari sabtu, kegiatan di fokuskan di Dusun 2, sementara pada hari minggu kerja bakti di laksanakan di Dusun 1.
"Kami mengajak seluruh warga untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan kerja bakti ini. DBD adalah penyakit yang bisa dicegah dengan menjaga kebersihan lingkungan," kata Kuwu Desa Karanganyar, H. Suranto.
Selain kerja bakti, pemerintah desa dan petugas Puskesmas juga mengimbau warga untuk melakukan 3M Plus, yaitu Menguras tempat penampungan air, Menutup rapat wadah air, dan Memanfaatkan kembali barang bekas. Plusnya adalah mencegah gigitan nyamuk dengan menggunakan kelambu, obat nyamuk, atau menanam tanaman pengusir nyamuk.
Kegiatan kerja bakti ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak warga yang antusias mengikuti kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan lingkungan dan diri sendiri.
"Kami sangat mendukung kegiatan ini. Dengan kerja bakti, lingkungan kita menjadi bersih dan sehat," ujar salah satu warga, Ibu Suarmi.
Pemerintah Desa Karanganyar berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah penyebaran DBD.