KARANGANYAR – Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) DARUSSALAM Desa Karanganyar, Kecamatan Karangwareng, Kabupaten Cirebon, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, khususnya para petani. Dengan mengusung semangat gotong royong dan kearifan lokal, BUMDES ini menghadirkan inovasi program simpan pinjam gabah yang diharapkan menjadi solusi atas permasalahan permodalan yang sering dihadapi petani.
Ketua BUMDES DARUSSALAM, Andi Wasnadi, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk membantu dan melayani kebutuhan masyarakat Desa Karanganyar, terutama para petani, dalam aspek keuangan. Lebih dari sekadar lembaga keuangan mikro biasa, BUMDES DARUSSALAM melalui unit usaha simpan pinjam gabah ini berupaya menciptakan cadangan pangan komunal yang sesuai dengan potensi lokal.
"Kami melihat potensi besar dari hasil panen gabah di desa kami. Dengan adanya simpan pinjam gabah ini, kita tidak hanya membantu petani mendapatkan modal, tetapi juga membangun ketahanan pangan desa," ujar Andi Wasnadi saat ditemui di kantor BUMDES.
Program simpan pinjam gabah ini memungkinkan petani untuk menyimpan sebagian hasil panen mereka di BUMDES. Gabah yang disimpan ini kemudian dapat digunakan sebagai jaminan ketika petani membutuhkan modal untuk keperluan pertanian, seperti pembelian pupuk, bibit, atau biaya perawatan tanaman. Sistem ini diharapkan dapat memutus rantai ketergantungan petani pada rentenir yang seringkali memberikan pinjaman dengan bunga tinggi.
Keunggulan lain dari program ini adalah terciptanya cadangan pangan komunal. Gabah yang terkumpul dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat desa, terutama saat terjadi situasi sulit atau ketika harga gabah di pasaran sedang tidak stabil. Hal ini tentu akan memberikan rasa aman dan mengurangi kekhawatiran masyarakat terkait ketersediaan pangan.
Kuwu Desa Karanganyar, H. Suranto, yang turut hadir dalam kegiatan sosialisasi program ini, menyambut baik inisiatif BUMDES DARUSSALAM. Beliau menekankan pentingnya peran BUMDES dalam menggerakkan perekonomian desa dan meningkatkan kesejahteraan warganya.
"Kami sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh BUMDES DARUSSALAM. Program simpan pinjam gabah ini sangat relevan dengan kebutuhan petani kita. Semoga dengan adanya program ini, kesejahteraan petani dan masyarakat Desa Karanganyar secara keseluruhan dapat meningkat," ungkap Kuwu Desa Karanganyar.
Perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) juga menyampaikan dukungannya terhadap program ini. Menurutnya, sinergi antara BUMDES, pemerintah desa, dan partisipasi aktif dari petani adalah kunci keberhasilan program ini.
Respon positif juga datang dari para petani yang hadir dalam sosialisasi. Mereka berharap program ini dapat menjadi solusi nyata atas permasalahan modal yang selama ini mereka hadapi. Dengan adanya alternatif pinjaman yang lebih terjangkau dan aman, diharapkan produktivitas pertanian di Desa Karanganyar akan semakin meningkat.
BUMDES DARUSSALAM Desa Karanganyar melalui program simpan pinjam gabah ini membuktikan bahwa dengan memanfaatkan potensi lokal dan kearifan tradisional, BUMDES dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan, serta memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya para pahlawan pangan.